Skip to content

Peran Manifesto Politik Tahun 1925 Dalam Proses Pembentukan Identitas Kebangsaan Indonesia

April 11, 2012

Manifesto politik merupakan pernyataan tentang tujuan dan pandangan suatu kelompok terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan masalah politik yang sedang berkembang. Organisasi pergerakan yang secara langsung dan terbuka berani memberikan pernyataan politik yang berkaitan dengan nasib dan masa depan bangsa Indonesia adalah Perhimpunan Indonesia (PI). Pernyataan atau manifesto politik tersebut disampaikan pada tahun 1925, yang isinya adalah sebagai berikut:

“Masa depan rakyat Indonesia secara eksklusif dan semata-mata terletak dalam bentuk suatu pemerintahan yang bertanggung jawab kepada rakyat dalam arti yang sebenar-benarnya, karena hanya bentuk pemerintahan yang seperti itu saja yang dapat diterima oleh rakyat. Setiap orang Indonesia haruslah berjuang untuk tujuan ini sesuai dengan kemampuan dan kecakapannya, dengan kekuatan dan usahanya sendiri, tanpa bantuan dari luar. Setiap pemecah belahan kekuatan bangsa Indonesia  dalam bentuk apapun haruslah ditentang, karena hanya dengan persatuan yang erat diantar putra-putra Indonesia saja yang dapat menuju kea rah tercapainya tujuan bersama”.

Manifesto politik 1925 mengandung 4 pokok pikiran :

  • Ø Kesatuan nasional mengesampingkan perbedaan dan membentuk aksi melawan Belanda serta menciptakan Negara kebangsaan Indonesia yang merdeka dan bersatu.
  • Ø Solidaritas yang disebabkan adanya pertentang kepentingan di antara penjajah dan terjajah serta tajamnya konflik diantara kulit putih dan sawo matang.
  • Ø Non kooperasi yaitu kemerdekaan bukan hadiah Belanda, tetapi harus direbut dengan mengandalkan kekuatan sendiri
  • Ø Swadaya mengandalkan kekuatan sendiri dengan mengembangkan struktur alternative dalam kehidupan nasional, politik, social, ekonomi, dan hokum yang sejajar dengan administrasi colonial.

 

Perhimpunan Indonesia percaya bahwa semua orang Indonesia dapat menerima dan menciptakan gerakan yang kuat dan terpadu untuk memaksakan kemerdekaan kepada Belanda. Perhimpunan Indonesia telah mendahului dan mengilhami kaum pergerakan di dalam negeri untuk mengeluarkan kesepakatan persatuan dan kesatuan dalam ikrar Sumpah Pemuda 1928. Unsure pengikat keyakinan persatuan Indonesia adalah adanya kemauan bersama, sejarah, bahasa, hokum adat, pendidikan dan kepanduan. Sumpah pemuda telah berpengaruh pada upaya mencapai Indonesia merdeka dan organisasi yang ada pada waktu itu menyesuaikan diri dengan cita-cita nasinal  para pemuda.

 

About these ads

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: